4 April 2027 · Hari 1
Hari 1: Pasal 43 - PENGHALANG DIRUBUHKAN
Halaman 435-436 | Pasal 43, Paragraf 1-3 | KSZ1 435.1-KSZ1 436.1
Ayat Inti
Efesus 2:14
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 40 membaca Bab 43: Penghalang Dirubuhkan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 435.1 SESUDAH berjumpa dengan orang Farisi, Yesus mengundurkan diri O dari Kapernaum, dan setelah menyeberangi Danau Galilea, Ia pergi ke negeri di bukit yang berbatasan dengan Fenisia. Ketika melihat ke arah barat, Ia dapat melihat kota-kota Tirus dan Sidon yang terhampar di dataran rendah, dengan kuil-kuil kafir, istana-istana yang indah serta pusat perdagangan dan pelabuhan yang penuh dengan kapal-kapal. Di seberangnya terdapatlah Laut Tengah yang luas lepas, yang harus diarungi oleh utusan-utusan Injil untuk membawa kabar baik ke pusat-pusat kerajaan dunia yang besar. Tetapi saatnya belum tiba. Pekerjaan yang dihadapi-Nya sekarang ialah mempersiapkan murid-murid-Nya untuk tugas mereka. Ketika datang ke daerah ini Ia mengharapkan untuk men-dapat perhentian yang tidak didapat-Nya di Betsaida. Meskipun demikian ini bukan satu-satunya maksud-Nya dalam mengadakan perjalanan ini.
KSZ1 435.2 “Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan ber-seru: ‘Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan Setan dan sangat menderita.’” Mat. 15:22. Rakyat di distrik ini berasal dari bangsa Kanaan yang dahulu. Mereka adalah penyembah berhala, dan c pandang hina serta dibenci oleh orang Yahudi. Dari go-longan inilah asalnya perempuan yang kini datang kepada Yesus. Ia seorang kafir, dan itulah sebabnya ia tidak diperkenankan mendapat keun-tungan yang dinikmati oleh orang Yahudi sehari-hari. Banyak orang Ya-hudi tinggal di antara orang Fenisia dan kabar tentang pekerjaan Kristus telah tersebar di daerah ini. Beberapa dari orang-orang itu telah mende-ngar perkataan-Nya dan telah menyaksikan perbuatan-Nya yang ajaib. Perempuan ini telah mendengar tentang nabi itu, yang menurut laporan yang didengarnya, menyembuhkan segala jenis penyakit. Ketika ia men-dengar tentang kuasa-Nya, timbullah harapan dalam hatinya. Karena di-ilhami dengan kasih ibu, ia menentukan untuk menyampaikan keadaan anaknya kepada-Nya. Ia bertekad menyampaikan penderitaannya kepada Yesus. Ia harus menyembuhkan anaknya. Ia telah mencari pertolongan dari ilah-ilah kafir, tetapi tidak mendapat keringanan. Dan kadang-kadang ia tergoda untuk berpikir, Apakah yang dapat dilakukan oleh guru Yahudi ini bagi saya? Tetapi kabar sudah datang, Ia dapat menyembuhkan segala jenis penyakit, tidak menjadi soal apakah orangorang yang datang kepada-Nya kaya atau miskin. Ia bertekad dak akan kehilangan pengharapan yang satu-satunya ini.
KSZ1 436.1 Kristus mengetahui keadaan wanita ini. Ia mengetahui bahwa wanita ini ingin melihat Dia, sebab itu Ia menjalani jalan yang ditempuh wanita itu. Dengan memperhatikannya, Ia dapat memberikan suatu gambaran yang hidup tentang pelajaran yang hendak diajarkan-Nya. Untuk maksud inilah Ia membawa murid-murid-Nya ke daerah ini. Ia menghendaki agar mereka melihat kebodohan yang terdapat di kota-kota dan di kampungkampung di dekat negeri Israel. Orang-orang yang telah diberi setiap kesempatan untuk mengerti kebenaran itu ternyata tidak mempunyai pengetahuan tentang keperluan orang-orang di sekeliling mereka. Tidak ada usaha diadakan untuk menolong jiwa-jiwa dalam kegelapan. Dinding pemisah yang telah didirikan oleh kesombongan orang Yahudi, mengasingkan murid-murid sekalipun dari simpati terhadap dunia kafir. Tetapi penghalang ini harus dirubuhkan.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
4 April 2027 | Hari 1
Hari 1: Pasal 43 - PENGHALANG DIRUBUHKAN
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 43 - PENGHALANG DIRUBUHKAN
Halaman 435-436 | Pasal 43, Paragraf 1-3 | KSZ1 435.1-KSZ1 436.1
Ayat Inti:
Efesus 2:14
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 40 membaca Bab 43: Penghalang Dirubuhkan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-40-hari-1-2027-04-04
Teks Lengkap:
SESUDAH berjumpa dengan orang Farisi, Yesus mengundurkan diri O dari Kapernaum, dan setelah menyeberangi Danau Galilea, Ia pergi ke negeri di bukit yang berbatasan dengan Fenisia. Ketika melihat ke arah barat, Ia dapat melihat kota-kota Tirus dan Sidon yang terhampar di dataran rendah, dengan kuil-kuil kafir, istana-istana yang indah serta pusat perdagangan dan pelabuhan yang penuh dengan kapal-kapal. Di seberangnya terdapatlah Laut Tengah yang luas lepas, yang harus diarungi oleh utusan-utusan Injil untuk membawa kabar baik ke pusat-pusat kerajaan dunia yang besar. Tetapi saatnya belum tiba. Pekerjaan yang dihadapi-Nya sekarang ialah mempersiapkan murid-murid-Nya untuk tugas mereka. Ketika datang ke daerah ini Ia mengharapkan untuk men-dapat perhentian yang tidak didapat-Nya di Betsaida. Meskipun demikian ini bukan satu-satunya maksud-Nya dalam mengadakan perjalanan ini. [KSZ1 435.1]
“Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan ber-seru: ‘Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan Setan dan sangat menderita.’” Mat. 15:22. Rakyat di distrik ini berasal dari bangsa Kanaan yang dahulu. Mereka adalah penyembah berhala, dan c pandang hina serta dibenci oleh orang Yahudi. Dari go-longan inilah asalnya perempuan yang kini datang kepada Yesus. Ia seorang kafir, dan itulah sebabnya ia tidak diperkenankan mendapat keun-tungan yang dinikmati oleh orang Yahudi sehari-hari. Banyak orang Ya-hudi tinggal di antara orang Fenisia dan kabar tentang pekerjaan Kristus telah tersebar di daerah ini. Beberapa dari orang-orang itu telah mende-ngar perkataan-Nya dan telah menyaksikan perbuatan-Nya yang ajaib. Perempuan ini telah mendengar tentang nabi itu, yang menurut laporan yang didengarnya, menyembuhkan segala jenis penyakit. Ketika ia men-dengar tentang kuasa-Nya, timbullah harapan dalam hatinya. Karena di-ilhami dengan kasih ibu, ia menentukan untuk menyampaikan keadaan anaknya kepada-Nya. Ia bertekad menyampaikan penderitaannya kepada Yesus. Ia harus menyembuhkan anaknya. Ia telah mencari pertolongan dari ilah-ilah kafir, tetapi tidak mendapat keringanan. Dan kadang-kadang ia tergoda untuk berpikir, Apakah yang dapat dilakukan oleh guru Yahudi ini bagi saya? Tetapi kabar sudah datang, Ia dapat menyembuhkan segala jenis penyakit, tidak menjadi soal apakah orangorang yang datang kepada-Nya kaya atau miskin. Ia bertekad dak akan kehilangan pengharapan yang satu-satunya ini. [KSZ1 435.2]
Kristus mengetahui keadaan wanita ini. Ia mengetahui bahwa wanita ini ingin melihat Dia, sebab itu Ia menjalani jalan yang ditempuh wanita itu. Dengan memperhatikannya, Ia dapat memberikan suatu gambaran yang hidup tentang pelajaran yang hendak diajarkan-Nya. Untuk maksud inilah Ia membawa murid-murid-Nya ke daerah ini. Ia menghendaki agar mereka melihat kebodohan yang terdapat di kota-kota dan di kampungkampung di dekat negeri Israel. Orang-orang yang telah diberi setiap kesempatan untuk mengerti kebenaran itu ternyata tidak mempunyai pengetahuan tentang keperluan orang-orang di sekeliling mereka. Tidak ada usaha diadakan untuk menolong jiwa-jiwa dalam kegelapan. Dinding pemisah yang telah didirikan oleh kesombongan orang Yahudi, mengasingkan murid-murid sekalipun dari simpati terhadap dunia kafir. Tetapi penghalang ini harus dirubuhkan. [KSZ1 436.1]