Hari 6: Pasal 42 - TRADISI
2 April 2027 · Hari 6

Hari 6: Pasal 42 - TRADISI

Halaman 432-433 | Pasal 42, Paragraf 12-13 | KSZ1 432.4-KSZ1 433.1

Ayat Inti

Markus 7:8

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 432.4 Murid-murid memperhatikan kemarahan mata-mata itu ketika ajaran mereka yang palsu itu dipaparkan. Mereka melihat air muka yang marah, serta mendengar perkataan ketidakpuasan dan dendam yang diucapkan dengan komat-kamit. Sambil melupakan berapa sering Kristus telah memberikan bukti bahwa Ia membaca hati bagaikan buku terbuka, mereka menceritakan kepada-Nya tentang akibat perkataan-Nya. Dengan mengharapkan bahwa Ia dapat memperdamaikan hamba-hamba yang marah itu, mereka berkata kepada Yesus, “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”

KSZ1 433.1 Ia menjawab, “Setiap tanaman yang tidak ditanami oleh Bapa-Ku yang di surga akan dicabut.” Adat istiadat dan tradisi yang sangat dihargai oleh rabi-rabi berasal dari dunia, bukannya dari surga. Meskipun besar kekuasaan mereka terhadap orang banyak, namun mereka tidak dapat menahan ujian Allah. Setiap rekaan manusia yang sudah menggantikan hukum Allah akan kedapatan tidak berharga pada hari bila “Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.” Pengkhotbah 12:14.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

2 April 2027 | Hari 6
Hari 6: Pasal 42 - TRADISI

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 42 - TRADISI
Halaman 432-433 | Pasal 42, Paragraf 12-13 | KSZ1 432.4-KSZ1 433.1

Ayat Inti:
Markus 7:8
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 39 membaca Bab 42: Tradisi. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-39-hari-6-2027-04-02

Teks Lengkap:

Murid-murid memperhatikan kemarahan mata-mata itu ketika ajaran mereka yang palsu itu dipaparkan. Mereka melihat air muka yang marah, serta mendengar perkataan ketidakpuasan dan dendam yang diucapkan dengan komat-kamit. Sambil melupakan berapa sering Kristus telah memberikan bukti bahwa Ia membaca hati bagaikan buku terbuka, mereka menceritakan kepada-Nya tentang akibat perkataan-Nya. Dengan mengharapkan bahwa Ia dapat memperdamaikan hamba-hamba yang marah itu, mereka berkata kepada Yesus, “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?” [KSZ1 432.4]

Ia menjawab, “Setiap tanaman yang tidak ditanami oleh Bapa-Ku yang di surga akan dicabut.” Adat istiadat dan tradisi yang sangat dihargai oleh rabi-rabi berasal dari dunia, bukannya dari surga. Meskipun besar kekuasaan mereka terhadap orang banyak, namun mereka tidak dapat menahan ujian Allah. Setiap rekaan manusia yang sudah menggantikan hukum Allah akan kedapatan tidak berharga pada hari bila “Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.” Pengkhotbah 12:14. [KSZ1 433.1]