Hari 3: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”
2 Maret 2027 · Hari 3

Hari 3: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”

Halaman 390-391 | Pasal 38, Paragraf 7-9 | KSZ1 390.2-KSZ1 391.2

Ayat Inti

Markus 6:31

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 35 membaca Bab 38: Marilah, Beristirahatlah Seketika. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 390.2 Dengan hati yang sedih murid-murid Yohanes telah membawa jenazahnya yang puntung itu ke kuburan. “Lalu pergilah mereka mem-beritahukannya kepada Yesus.” Murid-murid ini merasa iri hati kepada Yesus waktu Ia kelihatannya menarik orang menjauh dari Yohanes. Mereka memihak kepada orang Farisi di dalam menuduh Dia waktu Ia duduk dengan pemungut cukai di pesta yang diadakan Maiius. Mereka telah meragukan Keilahian-Nya sebab Ia tidak melepaskan Yohanes Pembaptis. Tetapi sekarang guru mereka sudah berpulang, dan mereka ingin mendapat penghiburan atas dukacita mereka yang besar itu. dan bimbingan dalam pekerjaan mereka di hari-hari mendatang, mereka da-tang kepada Yesus, dan memadukan perhatian mereka kepada-Nya. Me-reka juga memerlukan waktu yang tenang untuk mengadakan hubungan dengan Juruselamat.

KSZ1 391.1 Dekat Betsaida, pada bagian utara danau itu, tadinya adalah suatu daerah yang sunyi, sekarang sangat indah dengan pohon-pohonnya yang menghijau, menyambut kedatangan Yesus dan murid-murid-Nya untuk mengasingkan diri sejenak. Ke tempat yang mereka tentukan inilah me-reka pergi menyeberang dengan perahu. Di sini mereka jauh dari lalu lintas yang ramai, dan keributan serta keresahan kota. Pemandangan alam adalah suatu keteduhan bagi mereka, suatu perubahan yang mem-perbaiki hati mereka. Di sinilah mereka dapat mendengar ucapan Kristus tanpa mendengar gangguan teriakan amarah, jawaban dan tuduhan ahli Taurat serta orang Farisi. Di sini mereka dapat menikmati suatu saat persekutuan yang amat berharga di dalam lingkungan Tuhan.

KSZ1 391.2 Istirahat yang digunakan Kristus dengan murid-murid-Nya bukanlah istirahat menyenang-nyenangkan diri sendiri. Waktu yang mereka guna-kan itu bukanlah untuk mencari kepelesiran. Mereka berbicara bersamasama mengenai pekerjaan Allah, dan segala kemungkinan yang lebih besar untuk memajukan pekerjaan itu. Murid-murid telah bersama-sama dengan Kristus, dan dapat mengerti akan Dia; kepada mereka itu Ia tidak perlu berbicara dengan perumpamaan Ia memperbaiki kesalahan mereka, dan menerangkan kepada mereka cara yang baik untuk mendekati orang banyak. Ia membentangkan lebih jelas lagi kepada mereka keindahan kebenaran itu. Mereka diberi semangat oleh kuasa surga, dan digerakkan dengan pengharapan dan keberanian.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

2 Maret 2027 | Hari 3
Hari 3: Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 38 - “MARILAH, BERISTIRAHATLAH SEKETIKA”
Halaman 390-391 | Pasal 38, Paragraf 7-9 | KSZ1 390.2-KSZ1 391.2

Ayat Inti:
Markus 6:31
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 35 membaca Bab 38: Marilah, Beristirahatlah Seketika. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-35-hari-3-2027-03-02

Teks Lengkap:

Dengan hati yang sedih murid-murid Yohanes telah membawa jenazahnya yang puntung itu ke kuburan. “Lalu pergilah mereka mem-beritahukannya kepada Yesus.” Murid-murid ini merasa iri hati kepada Yesus waktu Ia kelihatannya menarik orang menjauh dari Yohanes. Mereka memihak kepada orang Farisi di dalam menuduh Dia waktu Ia duduk dengan pemungut cukai di pesta yang diadakan Maiius. Mereka telah meragukan Keilahian-Nya sebab Ia tidak melepaskan Yohanes Pembaptis. Tetapi sekarang guru mereka sudah berpulang, dan mereka ingin mendapat penghiburan atas dukacita mereka yang besar itu. dan bimbingan dalam pekerjaan mereka di hari-hari mendatang, mereka da-tang kepada Yesus, dan memadukan perhatian mereka kepada-Nya. Me-reka juga memerlukan waktu yang tenang untuk mengadakan hubungan dengan Juruselamat. [KSZ1 390.2]

Dekat Betsaida, pada bagian utara danau itu, tadinya adalah suatu daerah yang sunyi, sekarang sangat indah dengan pohon-pohonnya yang menghijau, menyambut kedatangan Yesus dan murid-murid-Nya untuk mengasingkan diri sejenak. Ke tempat yang mereka tentukan inilah me-reka pergi menyeberang dengan perahu. Di sini mereka jauh dari lalu lintas yang ramai, dan keributan serta keresahan kota. Pemandangan alam adalah suatu keteduhan bagi mereka, suatu perubahan yang mem-perbaiki hati mereka. Di sinilah mereka dapat mendengar ucapan Kristus tanpa mendengar gangguan teriakan amarah, jawaban dan tuduhan ahli Taurat serta orang Farisi. Di sini mereka dapat menikmati suatu saat persekutuan yang amat berharga di dalam lingkungan Tuhan. [KSZ1 391.1]

Istirahat yang digunakan Kristus dengan murid-murid-Nya bukanlah istirahat menyenang-nyenangkan diri sendiri. Waktu yang mereka guna-kan itu bukanlah untuk mencari kepelesiran. Mereka berbicara bersamasama mengenai pekerjaan Allah, dan segala kemungkinan yang lebih besar untuk memajukan pekerjaan itu. Murid-murid telah bersama-sama dengan Kristus, dan dapat mengerti akan Dia; kepada mereka itu Ia tidak perlu berbicara dengan perumpamaan Ia memperbaiki kesalahan mereka, dan menerangkan kepada mereka cara yang baik untuk mendekati orang banyak. Ia membentangkan lebih jelas lagi kepada mereka keindahan kebenaran itu. Mereka diberi semangat oleh kuasa surga, dan digerakkan dengan pengharapan dan keberanian. [KSZ1 391.2]