Hari 6: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
26 Februari 2027 · Hari 6

Hari 6: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Halaman 384-385 | Pasal 37, Paragraf 23-26 | KSZ1 384.2-KSZ1 385.2

Ayat Inti

Lukas 9:2

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 384.2 Pekerjaan Setan ialah memenuhi hati manusia dengan kebimbangan Ia memimpin mereka supaya memandang kepada Allah sebagai hakim yang bengis. Ia mencobai mereka agar jatuh ke dalam dosa, dan kemudian menganggap diri mereka terlalu keji menghadap Allah Bapa yang di surga atau meminta rahmat-Nya. Tuhan mengerti semua ini. Yesus menjamin murid-murid-Nya akan simpati Allah bagi mereka di dalam memenuhi keperluan dan kelemahan mereka. Tiada keluhan yang dikeluarkan, tiada sakit yang terasa, tiada duka menghancurkan jiwa, melainkan getaran terhadap hati Allah Bapa.

KSZ1 384.3 Alkitab menunjukkan kepada kita Allah yang tinggal di tempat-Nya yang tinggi dan suci, bukannya tinggal diam tanpa berbuat apa-apa, bukan pula diam di tempat-tempat sunyi sepi, tetapi dikelilingi oleh sepuluh ribu kali sepuluh ribu, dan berlaksa-laksa makhluk yang suci, semuanya sedang siap menunggu melakukan kehendak-Nya. Melalui saluran-saluran yang tidak dapat kita lihat Ia berhubungan dengan aktif pada setiap bagian kekuasaan-Nya. Tetapi di dalam satu dunia yang seperti setitik noda ini, di dalam jiwa-jiwa yang untuknya Ia telah memberikan anakNya yang tunggal untuk menyelamatkannya, perhatian-Nya dan perhatian segenap penghuni surga dipusatkan. Allah membungkukkan diri-Nya dari takhta-Nya untuk mendengar jeritan orang-orang yang tertindih. Kepada setiap doa yang tulus Ia menjawab: “Di sini Aku ada.” Ia mengangkat orang yang sengsara dan yang tertindas. Ia turut merasa sedih di dalam segala kesedihan kita. Di dalam setiap pencobaan dan setiap ujian, malaikat yang dari hadirat-Nya ada dekat untuk melepaskan.

KSZ1 385.1 Tiada seekor burung pipit pun yang jatuh ke tanah tanpa diketahui Allah. Kebencian Setan terhadap Allah menuntun dia untuk membenci segala tujuan pemeliharaan Juruselamat. Ia berusaha mencemarkan pekerjaan tangan Allah, dan ia sangat senang merusakkan makhluk-makhluk yang bodoh sekalipun. Hanyalah melalui penjagaan Allah sehingga burung-burung dipelihara untuk menghibur kita dengan nyanyian gembira mereka yang merdu itu. Tetapi Allah tidak melupakan burung pipit yang kecil itu. “Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.”

KSZ1 385.2 Yesus melanjutkan: Sebagaimana kamu mengaku Aku di hadapan manusia, demikian juga Aku akan mengaku kamu di hadapan Allah dan malaikat-malaikat yang suci. Kamulah yang menjadi saksi-saksi-Ku di atas dunia, menjadi saluran melalui apa anugerah-Ku dapat mengalir untuk menyembuhkan dunia ini. Oleh karena itu Aku pun menjadi wakilmu di surga. Bapa tidak memandang tabiatmu yang bercela itu, tetapi Ia melihat engkau seolah-olah disalut di dalam kesempumaan-Ku. Akulah pengantara melalui siapa berkat-berkat surga datang kepadamu. Dan setiap orang yang mengaku Aku dengan jalan turut ambil bagian menyaksikan pengorbanan-Ku bagi orang yang telah hilang itu, akan diakui sebagai seorang yang turut ambil bagian di dalam kemuliaan dan kesukaan orang tebusan.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

26 Februari 2027 | Hari 6
Hari 6: Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 37 - PARA EVANGELIS YANG PERTAMA
Halaman 384-385 | Pasal 37, Paragraf 23-26 | KSZ1 384.2-KSZ1 385.2

Ayat Inti:
Lukas 9:2
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 34 membaca Bab 37: Para Evangelis Yang Pertama. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-34-hari-6-2027-02-26

Teks Lengkap:

Pekerjaan Setan ialah memenuhi hati manusia dengan kebimbangan Ia memimpin mereka supaya memandang kepada Allah sebagai hakim yang bengis. Ia mencobai mereka agar jatuh ke dalam dosa, dan kemudian menganggap diri mereka terlalu keji menghadap Allah Bapa yang di surga atau meminta rahmat-Nya. Tuhan mengerti semua ini. Yesus menjamin murid-murid-Nya akan simpati Allah bagi mereka di dalam memenuhi keperluan dan kelemahan mereka. Tiada keluhan yang dikeluarkan, tiada sakit yang terasa, tiada duka menghancurkan jiwa, melainkan getaran terhadap hati Allah Bapa. [KSZ1 384.2]

Alkitab menunjukkan kepada kita Allah yang tinggal di tempat-Nya yang tinggi dan suci, bukannya tinggal diam tanpa berbuat apa-apa, bukan pula diam di tempat-tempat sunyi sepi, tetapi dikelilingi oleh sepuluh ribu kali sepuluh ribu, dan berlaksa-laksa makhluk yang suci, semuanya sedang siap menunggu melakukan kehendak-Nya. Melalui saluran-saluran yang tidak dapat kita lihat Ia berhubungan dengan aktif pada setiap bagian kekuasaan-Nya. Tetapi di dalam satu dunia yang seperti setitik noda ini, di dalam jiwa-jiwa yang untuknya Ia telah memberikan anakNya yang tunggal untuk menyelamatkannya, perhatian-Nya dan perhatian segenap penghuni surga dipusatkan. Allah membungkukkan diri-Nya dari takhta-Nya untuk mendengar jeritan orang-orang yang tertindih. Kepada setiap doa yang tulus Ia menjawab: “Di sini Aku ada.” Ia mengangkat orang yang sengsara dan yang tertindas. Ia turut merasa sedih di dalam segala kesedihan kita. Di dalam setiap pencobaan dan setiap ujian, malaikat yang dari hadirat-Nya ada dekat untuk melepaskan. [KSZ1 384.3]

Tiada seekor burung pipit pun yang jatuh ke tanah tanpa diketahui Allah. Kebencian Setan terhadap Allah menuntun dia untuk membenci segala tujuan pemeliharaan Juruselamat. Ia berusaha mencemarkan pekerjaan tangan Allah, dan ia sangat senang merusakkan makhluk-makhluk yang bodoh sekalipun. Hanyalah melalui penjagaan Allah sehingga burung-burung dipelihara untuk menghibur kita dengan nyanyian gembira mereka yang merdu itu. Tetapi Allah tidak melupakan burung pipit yang kecil itu. “Janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.” [KSZ1 385.1]

Yesus melanjutkan: Sebagaimana kamu mengaku Aku di hadapan manusia, demikian juga Aku akan mengaku kamu di hadapan Allah dan malaikat-malaikat yang suci. Kamulah yang menjadi saksi-saksi-Ku di atas dunia, menjadi saluran melalui apa anugerah-Ku dapat mengalir untuk menyembuhkan dunia ini. Oleh karena itu Aku pun menjadi wakilmu di surga. Bapa tidak memandang tabiatmu yang bercela itu, tetapi Ia melihat engkau seolah-olah disalut di dalam kesempumaan-Ku. Akulah pengantara melalui siapa berkat-berkat surga datang kepadamu. Dan setiap orang yang mengaku Aku dengan jalan turut ambil bagian menyaksikan pengorbanan-Ku bagi orang yang telah hilang itu, akan diakui sebagai seorang yang turut ambil bagian di dalam kemuliaan dan kesukaan orang tebusan. [KSZ1 385.2]