29 Januari 2027 · Hari 6
Hari 6: Pasal 33 - SIAPAKAH SAUDARA-SAUDARAKU?
Halaman 349-350 | Pasal 33, Paragraf 17-19 | KSZ1 349.2-KSZ1 350.1
Ayat Inti
Matius 12:50
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 30 membaca Bab 33: Siapakah Saudara-saudaraku?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 349.2 Saudara-saudara-Nya sering menghadapkan filsafat orang-orang Farisi yang membosankan dan amat tua itu, dan menganggap bahwa mereka dapat. mengajar Dia yang mengetahui semua kebenaran dan mengerti segala rahasia itu. Mereka dengan bebas mempersalahkan apa yang tidak mereka mengerti. Dengan cepat mereka mencela segala yang ada pada-Nya, sehingga jiwa-Nya letih dan susah. Mereka mengaku beriman kepada Allah, dan mereka mengira sedang membenarkan Allah, sedangkan Allah ada di antara mereka di dalam tubuh, tetapi mereka tidak mengenal Dia.
KSZ1 349.3 Perkara-perkara yang demikian inilah membuat jalan-Nya penuh dengan duri. Kristus sangat disakiti oleh kurang penghargaan di rumah-Nya sehingga bagi-Nya lebih baik pergi ke tempat di mana perkara yang demikian itu tidak ada. Ada satu rumah tempat bertamu yang disukaiNya,—rumah Lazarus, Maria, dan Marta; karena di dalam suasana iman dan kasih Roh-Nya mendapat perhentian. Namun demikian belum seorang pun di atas dunia yang dapat memahami tugas-Nya, atau menge-tahui beban yang dipikul-Nya demi kepentingan manusia. Sering Ia men-dapat keteduhan hanya di saat sendirian, dan berhubungan dengan Bapa-Nya yang di surga.
KSZ1 350.1 Orang yang dipanggil menanggung sengsara karena Kristus, yang menderita oleh salah paham dan kurang percaya walaupun di rumahnya sendiri, dapat memperoleh hiburan dalam pikiran bahwa Yesus telah me-nanggung hal yang demikian juga. Ia digerakkan oleh kasih terhadap me-reka itu. Ia mengundang mereka mendapatkan persahabatan di dalam Dia, dan hiburan yang diperoleh-Nya, di dalam hubungan dengan Bapa.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
29 Januari 2027 | Hari 6
Hari 6: Pasal 33 - SIAPAKAH SAUDARA-SAUDARAKU?
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 33 - SIAPAKAH SAUDARA-SAUDARAKU?
Halaman 349-350 | Pasal 33, Paragraf 17-19 | KSZ1 349.2-KSZ1 350.1
Ayat Inti:
Matius 12:50
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 30 membaca Bab 33: Siapakah Saudara-saudaraku?. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-30-hari-6-2027-01-29
Teks Lengkap:
Saudara-saudara-Nya sering menghadapkan filsafat orang-orang Farisi yang membosankan dan amat tua itu, dan menganggap bahwa mereka dapat. mengajar Dia yang mengetahui semua kebenaran dan mengerti segala rahasia itu. Mereka dengan bebas mempersalahkan apa yang tidak mereka mengerti. Dengan cepat mereka mencela segala yang ada pada-Nya, sehingga jiwa-Nya letih dan susah. Mereka mengaku beriman kepada Allah, dan mereka mengira sedang membenarkan Allah, sedangkan Allah ada di antara mereka di dalam tubuh, tetapi mereka tidak mengenal Dia. [KSZ1 349.2]
Perkara-perkara yang demikian inilah membuat jalan-Nya penuh dengan duri. Kristus sangat disakiti oleh kurang penghargaan di rumah-Nya sehingga bagi-Nya lebih baik pergi ke tempat di mana perkara yang demikian itu tidak ada. Ada satu rumah tempat bertamu yang disukaiNya,—rumah Lazarus, Maria, dan Marta; karena di dalam suasana iman dan kasih Roh-Nya mendapat perhentian. Namun demikian belum seorang pun di atas dunia yang dapat memahami tugas-Nya, atau menge-tahui beban yang dipikul-Nya demi kepentingan manusia. Sering Ia men-dapat keteduhan hanya di saat sendirian, dan berhubungan dengan Bapa-Nya yang di surga. [KSZ1 349.3]
Orang yang dipanggil menanggung sengsara karena Kristus, yang menderita oleh salah paham dan kurang percaya walaupun di rumahnya sendiri, dapat memperoleh hiburan dalam pikiran bahwa Yesus telah me-nanggung hal yang demikian juga. Ia digerakkan oleh kasih terhadap me-reka itu. Ia mengundang mereka mendapatkan persahabatan di dalam Dia, dan hiburan yang diperoleh-Nya, di dalam hubungan dengan Bapa. [KSZ1 350.1]