Hari 3: Pasal 30 - “IA MENETAPKAN DUA BELAS ORANG”
5 Januari 2027 · Hari 3

Hari 3: Pasal 30 - “IA MENETAPKAN DUA BELAS ORANG”

Halaman 311-312 | Pasal 30, Paragraf 10-13 | KSZ1 311.1-KSZ1 312.3

Ayat Inti

Markus 3:14

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 27 membaca Bab 30: Ia Menetapkan Dua Belas Orang. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 311.1 Berlawanan dengan sifat kurang percaya Filipus adalah sifat kekanakkanakan dari Natanael. Ia adalah seorang yang sangat sungguh-sungguh, seorang yang dapat mempercayai walaupun tidak dapat dilihat dengan fakta. Namun Filipus tetap merupakan murid dalam sekolah Kristus, dan Guru Ilahi itu tabah dengan kekurangan percayanya dan kebodohannya. Apabila Roh Kudus dituangkan ke atas murid-murid, Filipus menjadi seorang guru dalam pekerjaan Ilahi. Ia tahu apa yang dikatakannya, dan ia mengajar dengan jaminan yang memberikan keyakinan kepada pen-dengarnya.

KSZ1 312.1 Pada waktu Kristus sedang menyediakan murid-murid-Nya untuk pelantikan, seorang yang tidak dipanggil mendesakkan dirinya di antara mereka. Itulah Yudas Iskariot, seorang yang mengaku dirinya pengikut Kristus. Ia tampil ke muka, meminta tempat di tengah-tengah murid-murid itu. Dengan kesungguhan yang sangat dan tampaknya ikhlas itu ia berkata: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Kristus bukan menolak dan bukan pula menerima dia, tetapi hanya mengeluarkan perkataan yang menyedihkan: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Matius 8:19, 20. Yudas percaya bahwa Yesus itulah Mesias; dan oleh bergabung dengan rasul-rasul, ia berharap akan memperoleh pangkat yang tinggi di dalam kerajaan yang baru itu. Kristus telah memutuskan pengharapannya itu oleh Kalimat tentang kemiskinan-Nya.

KSZ1 312.2 Murid-murid-Nya ingin agar Yudas menjadi salah seorang di antara mereka. Ia kelihatan dapat memerintah, seorang yang cakap dan yang berkesanggupan, dan mereka menganjurkan dia kepada Yesus sebagai seorang yang dapat menolong di dalam pekerjaan-Nya. Mereka merasa kaget melihat penerimaan Yesus yang begitu dingin.

KSZ1 312.3 Murid-murid itu merasa kecewa karena Kristus tidak menerima kerjasama dari pemimpin-pemimpin Israel. Mereka merasa bahwa adalah salah apabila tidak dikuatkan oleh menerima sokongan dari orang-orang yang berpengaruh ini. Jikalau Ia menolak Yudas, mereka akan mencurigai kebijaksanaan Guru mereka itu. Sejarah Yudas sesudah itu menunjukkan kepada mereka itu bahayanya pemikiran secara dunia untuk menentukan kelayakan seorang dalam pekerjaan Tuhan. Bekerja sama dengan orang yang demikian seperti yang diingini oleh murid-murid, akan memberikan jalan pengkhianatan kepada tangan musuh yang hebat.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

5 Januari 2027 | Hari 3
Hari 3: Pasal 30 - “IA MENETAPKAN DUA BELAS ORANG”

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 30 - “IA MENETAPKAN DUA BELAS ORANG”
Halaman 311-312 | Pasal 30, Paragraf 10-13 | KSZ1 311.1-KSZ1 312.3

Ayat Inti:
Markus 3:14
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 27 membaca Bab 30: Ia Menetapkan Dua Belas Orang. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-27-hari-3-2027-01-05

Teks Lengkap:

Berlawanan dengan sifat kurang percaya Filipus adalah sifat kekanakkanakan dari Natanael. Ia adalah seorang yang sangat sungguh-sungguh, seorang yang dapat mempercayai walaupun tidak dapat dilihat dengan fakta. Namun Filipus tetap merupakan murid dalam sekolah Kristus, dan Guru Ilahi itu tabah dengan kekurangan percayanya dan kebodohannya. Apabila Roh Kudus dituangkan ke atas murid-murid, Filipus menjadi seorang guru dalam pekerjaan Ilahi. Ia tahu apa yang dikatakannya, dan ia mengajar dengan jaminan yang memberikan keyakinan kepada pen-dengarnya. [KSZ1 311.1]

Pada waktu Kristus sedang menyediakan murid-murid-Nya untuk pelantikan, seorang yang tidak dipanggil mendesakkan dirinya di antara mereka. Itulah Yudas Iskariot, seorang yang mengaku dirinya pengikut Kristus. Ia tampil ke muka, meminta tempat di tengah-tengah murid-murid itu. Dengan kesungguhan yang sangat dan tampaknya ikhlas itu ia berkata: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Kristus bukan menolak dan bukan pula menerima dia, tetapi hanya mengeluarkan perkataan yang menyedihkan: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Matius 8:19, 20. Yudas percaya bahwa Yesus itulah Mesias; dan oleh bergabung dengan rasul-rasul, ia berharap akan memperoleh pangkat yang tinggi di dalam kerajaan yang baru itu. Kristus telah memutuskan pengharapannya itu oleh Kalimat tentang kemiskinan-Nya. [KSZ1 312.1]

Murid-murid-Nya ingin agar Yudas menjadi salah seorang di antara mereka. Ia kelihatan dapat memerintah, seorang yang cakap dan yang berkesanggupan, dan mereka menganjurkan dia kepada Yesus sebagai seorang yang dapat menolong di dalam pekerjaan-Nya. Mereka merasa kaget melihat penerimaan Yesus yang begitu dingin. [KSZ1 312.2]

Murid-murid itu merasa kecewa karena Kristus tidak menerima kerjasama dari pemimpin-pemimpin Israel. Mereka merasa bahwa adalah salah apabila tidak dikuatkan oleh menerima sokongan dari orang-orang yang berpengaruh ini. Jikalau Ia menolak Yudas, mereka akan mencurigai kebijaksanaan Guru mereka itu. Sejarah Yudas sesudah itu menunjukkan kepada mereka itu bahayanya pemikiran secara dunia untuk menentukan kelayakan seorang dalam pekerjaan Tuhan. Bekerja sama dengan orang yang demikian seperti yang diingini oleh murid-murid, akan memberikan jalan pengkhianatan kepada tangan musuh yang hebat. [KSZ1 312.3]