2 Januari 2027 · Hari 7
Hari 7: Pasal 29 - HARI SABAT
Halaman 305-307 | Pasal 29, Paragraf 25-28 | KSZ1 305.4-KSZ1 307.1
Ayat Inti
Markus 2:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran
Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Doa
Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.
Teks Lengkap
KSZ1 305.4 Juruselamat tidak datang untuk mengesampingkan apa yang dikatakan oleh para bapa dan nabi; karena Dia sendirilah yang telah berkatakata melalui orang-orang itu. Segala kebenaran firman Allah datangnya dari Dia. Tetapi manikam yang indah itu telah diganti dengan ajaran palsu. Terangnya yang indah itu telah dibuat untuk melayani yang salah. Tuhan rindu agar mereka membuang pendapat mereka yang salah dan menggantikan dengan kebenaran. Pekerjaan ini hanya dapat dilaksanakan oleh tangan Ilahi. Oleh hubungannya dengan kesalahan, kebenaran itu telah melayani musuh Allah dan manusia. Kristus telah datang untuk menempatkannya agar dapat memuliakan Allah, dan mengerjakan kese-lamatan umat manusia.
KSZ1 306.1 “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,” kata Kristus. Lembaga yang telah ditetapkan Tuhan adalah untuk keuntungan umat manusia. “Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu.” “Baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.” 2 Korintus 4:15; 1 Korintus 3:22, 23. Sepuluh hukum di mana Sabat adalah salah satu di dalamnya diberikan Allah kepada umat-Nya menjadi suatu berkat. “Tuhan, Allah kita, memerintahkah kepada kita, kata Musa, “untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan Tuhan, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.” Ulangan 6.24. Melalui pemazmur kabar itu telah diberikan kepada Israel, Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan pu-nya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Masuk-lah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!” Makmur 100:2-4. Semua yang memeliharakan Sabat dan tidak dinajiskannya,” Tuhan berkata: “Mereka akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Yesaya 56:6, 7.
KSZ1 306.2 “Jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat. Perkataan ini penuh dengan pengajaran dan hiburan. Sebab Sabat itu diadakan karena manusia, itu adalah hari Tuhan. Itu adalah milik Kristus. Karena “segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi.” Yohanes 1:3. Karena Ialah yang menjadikan segala sesuatu, Ia telah menjadikan hari Sabat. Oleh-Nya Sabat itu telah diasingkan untuk peringatan akan kejadian. Itu menunjukkan bahwa Ialah Khalik dan Yang Menyucikan. Itu menyatakan bahwa Ialah yang menjadikan segala sesuatu yang di surga dan yang di bumi, dan oleh siapa segala sesuatu bertemu, kepala atas jemaat, dan oleh kuasa-Nya kita diperdamaikan dengan Allah. Untuk Israel, Ia berkata: “Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberi-kan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan mereka.” Yehezkiel 20:12. Jadi Sabat itu adalah tanda kuasa Kristus untuk menyucikan kita. Dan itu diberikan kepada semua yang disucikan oleh Kristus. Sebagai tanda kuasa-Nya yang menyucikan Sabat diberikan kepada semua orang yang melalui Yesus menjadi bagian dari Israel milik Tuhan.
KSZ1 307.1 Dan lagi Tuhan berkata: “Apabila engkau tidak menginjak-injak hu-kum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat ‘hari kenikmatan,’ dan hari kudus Tuhan ‘hari yang mulia,’ apabila engkau menghormatinya... maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan.” Yesaya 58:13, 14. Bagi mereka yang menerima Sabat itu sebagai tanda kuasa Kristus-untuk menjadikan dan kuasa penebusan-Nya, itu akan menjadi kesukaan. Melihat Kristus di dalamnya, mereka sendiri akan bersuka di dalam Dia. Sabat itu menun-jukkan mereka kepada pekerjaan penciptaan, sebagai bukti dari kuasaNya di dalam penebusan. Sementara kita memikirkan damai yang ada di Eden, maka Sabat memberitahukan tentang damai yang akan dikembalikannya melalui Juruselamat. Setiap benda di dalam alam ini mengulangi undangan-Nya: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11:28.
ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL
2 Januari 2027 | Hari 7
Hari 7: Pasal 29 - HARI SABAT
Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 29 - HARI SABAT
Halaman 305-307 | Pasal 29, Paragraf 25-28 | KSZ1 305.4-KSZ1 307.1
Ayat Inti:
Markus 2:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.
Pelajaran:
Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.
Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-26-hari-7-2027-01-02
Teks Lengkap:
Juruselamat tidak datang untuk mengesampingkan apa yang dikatakan oleh para bapa dan nabi; karena Dia sendirilah yang telah berkatakata melalui orang-orang itu. Segala kebenaran firman Allah datangnya dari Dia. Tetapi manikam yang indah itu telah diganti dengan ajaran palsu. Terangnya yang indah itu telah dibuat untuk melayani yang salah. Tuhan rindu agar mereka membuang pendapat mereka yang salah dan menggantikan dengan kebenaran. Pekerjaan ini hanya dapat dilaksanakan oleh tangan Ilahi. Oleh hubungannya dengan kesalahan, kebenaran itu telah melayani musuh Allah dan manusia. Kristus telah datang untuk menempatkannya agar dapat memuliakan Allah, dan mengerjakan kese-lamatan umat manusia. [KSZ1 305.4]
“Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,” kata Kristus. Lembaga yang telah ditetapkan Tuhan adalah untuk keuntungan umat manusia. “Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu.” “Baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.” 2 Korintus 4:15; 1 Korintus 3:22, 23. Sepuluh hukum di mana Sabat adalah salah satu di dalamnya diberikan Allah kepada umat-Nya menjadi suatu berkat. “Tuhan, Allah kita, memerintahkah kepada kita, kata Musa, “untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan Tuhan, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.” Ulangan 6.24. Melalui pemazmur kabar itu telah diberikan kepada Israel, Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan pu-nya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Masuk-lah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!” Makmur 100:2-4. Semua yang memeliharakan Sabat dan tidak dinajiskannya,” Tuhan berkata: “Mereka akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Yesaya 56:6, 7. [KSZ1 306.1]
“Jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat. Perkataan ini penuh dengan pengajaran dan hiburan. Sebab Sabat itu diadakan karena manusia, itu adalah hari Tuhan. Itu adalah milik Kristus. Karena “segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi.” Yohanes 1:3. Karena Ialah yang menjadikan segala sesuatu, Ia telah menjadikan hari Sabat. Oleh-Nya Sabat itu telah diasingkan untuk peringatan akan kejadian. Itu menunjukkan bahwa Ialah Khalik dan Yang Menyucikan. Itu menyatakan bahwa Ialah yang menjadikan segala sesuatu yang di surga dan yang di bumi, dan oleh siapa segala sesuatu bertemu, kepala atas jemaat, dan oleh kuasa-Nya kita diperdamaikan dengan Allah. Untuk Israel, Ia berkata: “Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberi-kan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan mereka.” Yehezkiel 20:12. Jadi Sabat itu adalah tanda kuasa Kristus untuk menyucikan kita. Dan itu diberikan kepada semua yang disucikan oleh Kristus. Sebagai tanda kuasa-Nya yang menyucikan Sabat diberikan kepada semua orang yang melalui Yesus menjadi bagian dari Israel milik Tuhan. [KSZ1 306.2]
Dan lagi Tuhan berkata: “Apabila engkau tidak menginjak-injak hu-kum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat ‘hari kenikmatan,’ dan hari kudus Tuhan ‘hari yang mulia,’ apabila engkau menghormatinya... maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan.” Yesaya 58:13, 14. Bagi mereka yang menerima Sabat itu sebagai tanda kuasa Kristus-untuk menjadikan dan kuasa penebusan-Nya, itu akan menjadi kesukaan. Melihat Kristus di dalamnya, mereka sendiri akan bersuka di dalam Dia. Sabat itu menun-jukkan mereka kepada pekerjaan penciptaan, sebagai bukti dari kuasaNya di dalam penebusan. Sementara kita memikirkan damai yang ada di Eden, maka Sabat memberitahukan tentang damai yang akan dikembalikannya melalui Juruselamat. Setiap benda di dalam alam ini mengulangi undangan-Nya: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11:28. [KSZ1 307.1]