Hari 1: Pasal 29 - HARI SABAT
27 Desember 2026 · Hari 1

Hari 1: Pasal 29 - HARI SABAT

Halaman 298-299 | Pasal 29, Paragraf 1-4 | KSZ1 298.1-KSZ1 299.1

Ayat Inti

Markus 2:27

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 298.1 SABAT telah disucikan pada waktu kejadian. Sebagaimana telah di_ urapi bagi manusia, hari Sabat bermula “pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai.” Ayub 38:7. Damai di seluruh dunia; karena bumi berada dalam keselaras an dengan surga. “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik;” dan Dia berhenti dalam kesukaan karena pekerjaan-Nya yang sempurna. Kejadian 1:31.

KSZ1 298.2 Oleh karena la telah berhenti pada hari Sabat, “Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya,“—diasingkan untuk suatu maksud yang suci. Diberikan-Nya kepada Adam untuk hari perhentian. Itulah pe-ringatan pekerjaan penciptaan, dan menjadi tanda kuasa Allah dan kasih-Nya. Alkitab berkata, “Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan,” menyatakan “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya.” Kejadian 2:3, Mazmur 111:4; Roma 1:20.

KSZ1 298.3 Segala sesuatu telah dijadikan oleh Anak Allah. “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah. . . . Segala sesuatu di-jadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” Yohanes 1:1-3. Karena Sabat itu menjadi peringatan akan penciptaan, itu adalah tanda dari kasih dan kuasa Kristus.

KSZ1 299.1 Sabat menank pikiran kita pada alam, dan membawa kita kepada hu-bungan dengan Khalik. Dalam nyanyian burung-burung, gemerisik po-hon-pohon, dan musik pada telinga kita masih boleh mendengar suara-Nya yang berbicara dengan Adam di Taman Eden pada waktu angin se-poi-sepoi. Dan sementara kita melihat kuasa-Nya di dalam alam kita ber-oleh penghiburan, karena Firman yang menjadikan segala sesuatu yang memberikan hidup kepada jiwa. Karena Allah yang sudah berfirman “Dari dalam gelap akan terbit terang! Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.” 2 Korintus 4:6.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

27 Desember 2026 | Hari 1
Hari 1: Pasal 29 - HARI SABAT

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 29 - HARI SABAT
Halaman 298-299 | Pasal 29, Paragraf 1-4 | KSZ1 298.1-KSZ1 299.1

Ayat Inti:
Markus 2:27
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 26 membaca Bab 29: Hari Sabat. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-26-hari-1-2026-12-27

Teks Lengkap:

SABAT telah disucikan pada waktu kejadian. Sebagaimana telah di_ urapi bagi manusia, hari Sabat bermula “pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai.” Ayub 38:7. Damai di seluruh dunia; karena bumi berada dalam keselaras an dengan surga. “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik;” dan Dia berhenti dalam kesukaan karena pekerjaan-Nya yang sempurna. Kejadian 1:31. [KSZ1 298.1]

Oleh karena la telah berhenti pada hari Sabat, “Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya,“—diasingkan untuk suatu maksud yang suci. Diberikan-Nya kepada Adam untuk hari perhentian. Itulah pe-ringatan pekerjaan penciptaan, dan menjadi tanda kuasa Allah dan kasih-Nya. Alkitab berkata, “Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan,” menyatakan “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya.” Kejadian 2:3, Mazmur 111:4; Roma 1:20. [KSZ1 298.2]

Segala sesuatu telah dijadikan oleh Anak Allah. “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah. . . . Segala sesuatu di-jadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” Yohanes 1:1-3. Karena Sabat itu menjadi peringatan akan penciptaan, itu adalah tanda dari kasih dan kuasa Kristus. [KSZ1 298.3]

Sabat menank pikiran kita pada alam, dan membawa kita kepada hu-bungan dengan Khalik. Dalam nyanyian burung-burung, gemerisik po-hon-pohon, dan musik pada telinga kita masih boleh mendengar suara-Nya yang berbicara dengan Adam di Taman Eden pada waktu angin se-poi-sepoi. Dan sementara kita melihat kuasa-Nya di dalam alam kita ber-oleh penghiburan, karena Firman yang menjadikan segala sesuatu yang memberikan hidup kepada jiwa. Karena Allah yang sudah berfirman “Dari dalam gelap akan terbit terang! Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.” 2 Korintus 4:6. [KSZ1 299.1]