Teks Lengkap
KSZ1 261.1 KAPERNAUM menjadi pusat pekerjaan Yesus. Dari negeri inilah Ia mengadakan perjalanan pergi dan pulang, dan oleh sebab itu negeri ini telah dikenal sebagai “tanah tumpah darah-Nya.” Negeri ini terletak di atas pantai Danau Galilea dekat perbatasan padang rumput Genasaret yang indah.
KSZ1 261.2 Tekanan berat danau itu memberikan pada padang rumput yang membatasi pantainya suatu iklim yang segar dari selatan. Di sini, pada zaman Kristus berkembanglah pohon palem dan pohon zaitun dan di tempat inilah pohon buah-buahan dan kebun anggur, ladang hijau dan kembang yang indah semuanya diairi oleh aliran air yang hidup yang me-mancar dari dinding jurang yang curam. Pada tepi danau dan bukit-bukit kecil yang mengelilingi danau itu, terdapatlah kampung-kampung dan desa-desa kecil yang terpencar bagaikan titik-titik kecil pada bukit-bukit itu. Danau itu dipenuhi perahu-perahu nelayan. Di mana-mana manusia sibuk menyambung hidup .
KSZ1 261.3 Kapernaum sangat tepat untuk menjadi pusat pekerjaan Juruselamat oleh karena letaknya pada jalan raya dari Damsyik ke Yerusalem dan dari Mesir ke Laut Tengah maka negeri ini adalah menjadi jalan raya lintas yang besar. Manusia dari berbagai tempat melalui kota ini atau menjadi tempat persinggahan orang-orang yang di dalam perjalanan. Di tempat inilah Yesus dapat bertemu dengan segala bangsa dan derajat manusia, kaya miskin, terhormat dan hina, dan dengan jalan ini pekabaran-Nya dapat dibawa ke negeri-negeri yang lainPenyelidikan akan nubuatan lebih terangsang, perhatian akan ditarik kepada Juruselamat, dan pekerjaan-Nya dibawa kepada dunia.
KSZ1 262.1 Dengan tidak menghiraukan sikap Sanhedrin terhadap Yesus, orang banyak dengan penuh perhatian menanti perkembangan pekerjaan-Nya. Seisi surga menaruh perhatian. Malaikat sedang menyediakan jalan bagi pekerjaan-Nya, menggerakkan hati manusia dan menarik mereka kepada Juruselamat.
KSZ1 262.2 Anak seorang bangsawan yang telah disembuhkan oleh Knstus di Kapernaum telah menjadi seorang saksi bagi kuasa-Nya. Pegawai istana dan isi rumahnya dengan hati yang penuh gembira menyaksikan kepercayaan mereka. Apabila diketahui bahwa Guru Besar berada di antara mereka itu, seluruh penduduk kota itu pun tergeraklah. Orang banyak membanjir datang kepada-Nya. Pada h an Sabat orang banyak aatang ke tempat perkumpulan sehingga ada yang harus pulang karena tidak dapat masuk.
KSZ1 262.3 Semua orang yang mendengarkan Juruselamat “takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.” “Sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.” Lukas 4:32; Matius 7:29. Pengajaran ahli-ahli Taurat dan tuatua itu dingin dan menjemukan, hanya sebagai hafalan saja. Bagi mereka itu, firman Allah tidak ada kuasa. Pendapat dan tradisi mereka itu sendirilah yang dianggap sebagai pengganti ajaran Kitab Suci. Dalam upacara suci mereka mengakui, bahwa mereka menjelaskan akan hukum Taurat, tetapi tidak ada inspirasi dari Allah yang menggerakkan hati mereka sendiri, atau hati para pendengarnya.