Hari 5: Pasal 13 - KEMENANGAN
17 September 2026 · Hari 5

Hari 5: Pasal 13 - KEMENANGAN

Halaman 123-124 | Pasal 13, Paragraf 13-15 | KSZ1 123.3-KSZ1 124.2

Ayat Inti

1 Korintus 15:57

Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran

Minggu 11 membaca Bab 13: Kemenangan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Doa

Tuhan Yesus, tuntun kami mengenal-Mu lebih dalam melalui bacaan minggu ini dan mampukan kami membagikan pengharapan-Mu dengan kasih. Amin.

Teks Lengkap

KSZ1 123.3 Setelah membawa Yesus ke atas sebuah gunung yang tinggi, Setan membuat kerajaan-kerajaan dunia ini, dalam segenap kemuliaannya, lalu di hadapan-Nya seperti panorama. Cahaya matahari bersinar ke atas kota-kota yang berisi candi-candi, istana-istana batu pualam, ladangladang yang subur, dan kebun-kebun anggur yang penuh dengan buah. Bekas-bekas kejahatan disembunyikan. Mata Yesus yang tadinya disambut oleh kegelapan dan kesunyian, kini memandang kepada suatu pemandangan yang tidak terperikan eloknya dan kemakmurannya. Kemudian terdengarlah suara penggoda itu: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milikMu.”

KSZ1 124.1 Tugas Kristus dapat ditunaikan hanya dengan penderitaan. Di hadapan-Nya adalah suatu kehidupan yang penuh dukacita, kesukaran, dan perjuangan serta kematian yang hina. Ia mesti menanggung segala dosa seluruh dunia. Ia mesti menanggung perpisahan dari kasih Bapa-Nya. Kini Setan menawarkan untuk menyerahkan kuasa yang telah direbutnya itu. Kristus mungkin dapat melepaskan diri-Nya dari masa depan yang mengerikan itu oleh mengakui kedaulatan Setan. Tetapi berbuat demikian berarti menyerahkan kemenangan dalam pergumulan besar itu. Dalam berusaha hendak meninggikan dirinya sendiri di atas Anak Allah, Setan telah berdosa di surga. Sekiranya ia menang sekarang, maka itu akan berarti kemenangan di pihak pemberontakan.

KSZ1 124.2 Ketika Setan mengatakan kepada Kristus, kerajaan dan kemuliaan dunia ini sudah diserahkan kepadaku, dan aku memberikan dia kepada barangsiapa yang kukehendaki, ia mengatakan apa yang benar hanya sebagian saja, dan hal itu dikatakannya untuk melaksanakan maksud penipuannya. Kerajaan Setan ialah yang dirampas dari Adam, tetapi Adam mewakili Khalik. Adam bukannya memerintah dengan merdeka. Bumi adalah milik Allah, dan Ia telah menyerahkan segala sesuatu kepada Anak-Nya. Adam harus memerintah di bawah kekuasaan Kristus. Ketika Adam menyerahkan kedaulatannya ke tangan Setan, Kristus masih juga Raja yang berdaulat. Demikianlah Tuhan telah bersabda kepada raja Nebukadnezar, “Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.” Daniel 4:17. Setan dapat menjalankan kekuasaan yang direbutnya itu hanya kalau Allah mengizinkannya.

ONEVOICE27 - MISSION FOR ALL

17 September 2026 | Hari 5
Hari 5: Pasal 13 - KEMENANGAN

Bacaan Hari Ini:
Kerinduan Segala Zaman
Pasal 13 - KEMENANGAN
Halaman 123-124 | Pasal 13, Paragraf 13-15 | KSZ1 123.3-KSZ1 124.2

Ayat Inti:
1 Korintus 15:57
Yesus Kristus adalah pusat pengharapan dan keselamatan.

Pelajaran:
Minggu 11 membaca Bab 13: Kemenangan. Bacaan ini menolong jemaat memusatkan perhatian kepada kehidupan, karakter, pelayanan, pengorbanan, dan misi Kristus tanpa memuat ulang isi buku secara penuh.

Baca:
https://www.onevoice27.my.id/bacaan-harian/minggu-11-hari-5-2026-09-17

Teks Lengkap:

Setelah membawa Yesus ke atas sebuah gunung yang tinggi, Setan membuat kerajaan-kerajaan dunia ini, dalam segenap kemuliaannya, lalu di hadapan-Nya seperti panorama. Cahaya matahari bersinar ke atas kota-kota yang berisi candi-candi, istana-istana batu pualam, ladangladang yang subur, dan kebun-kebun anggur yang penuh dengan buah. Bekas-bekas kejahatan disembunyikan. Mata Yesus yang tadinya disambut oleh kegelapan dan kesunyian, kini memandang kepada suatu pemandangan yang tidak terperikan eloknya dan kemakmurannya. Kemudian terdengarlah suara penggoda itu: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milikMu.” [KSZ1 123.3]

Tugas Kristus dapat ditunaikan hanya dengan penderitaan. Di hadapan-Nya adalah suatu kehidupan yang penuh dukacita, kesukaran, dan perjuangan serta kematian yang hina. Ia mesti menanggung segala dosa seluruh dunia. Ia mesti menanggung perpisahan dari kasih Bapa-Nya. Kini Setan menawarkan untuk menyerahkan kuasa yang telah direbutnya itu. Kristus mungkin dapat melepaskan diri-Nya dari masa depan yang mengerikan itu oleh mengakui kedaulatan Setan. Tetapi berbuat demikian berarti menyerahkan kemenangan dalam pergumulan besar itu. Dalam berusaha hendak meninggikan dirinya sendiri di atas Anak Allah, Setan telah berdosa di surga. Sekiranya ia menang sekarang, maka itu akan berarti kemenangan di pihak pemberontakan. [KSZ1 124.1]

Ketika Setan mengatakan kepada Kristus, kerajaan dan kemuliaan dunia ini sudah diserahkan kepadaku, dan aku memberikan dia kepada barangsiapa yang kukehendaki, ia mengatakan apa yang benar hanya sebagian saja, dan hal itu dikatakannya untuk melaksanakan maksud penipuannya. Kerajaan Setan ialah yang dirampas dari Adam, tetapi Adam mewakili Khalik. Adam bukannya memerintah dengan merdeka. Bumi adalah milik Allah, dan Ia telah menyerahkan segala sesuatu kepada Anak-Nya. Adam harus memerintah di bawah kekuasaan Kristus. Ketika Adam menyerahkan kedaulatannya ke tangan Setan, Kristus masih juga Raja yang berdaulat. Demikianlah Tuhan telah bersabda kepada raja Nebukadnezar, “Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.” Daniel 4:17. Setan dapat menjalankan kekuasaan yang direbutnya itu hanya kalau Allah mengizinkannya. [KSZ1 124.2]